Konsep Dasar Penelitian Ekonomi dan Bisnis

1. Defenisi Penelitian
         Penelitian merupakan suatu penyelidikan yang sistematis dan terorganisasi untuk menyelidiki masalah tertentu yang memerlukan jawaban atau untuk mendapatkan informasi ilmiah mengenai serentenan peristiwa dan dalam rangka memecahkan suatu permasalahan
2. Metode Penelitian
       Metode penelitian adalah langkah yang dimiliki dan dilakukan oleh peneliti dalam rangka untuk mengumpulkan informasi atau data serta melakukan investigasi pada data yang telah didapatkan tersebut. Metode penelitian memberikan gambaran rancangan penelitian yang meliputi antara lain: prosedur dan langkah-langkah yang harus ditempuh, waktu penelitian, sumber data, dan dengan langkah apa data-data tersebut diperoleh dan selanjutnya diolah dan dianalisis.
3. Ciri-ciri Metode Penelitian
       Adapun ciri-ciri metode penelitian adalah sebagai berikut:
1). Bersifat Ilmiah, maksudnya adalah penelitian dilakukan sesuai dengan prosedur dan menggunakan bukti-bukti yang meyakinkan dalam bentuk fakta yang didapatkan secara objektif.
2). Prosesnya Berkesinambungan, hasil suatu penelitian dapat selalu disempurnakan dari waktu ke waktu melalui proses yang berjalan secara terus-menerus.
3). Memberikan Kontribusi, maksudnya adalah suatu penelitian harus terdapat unsur kontribusi atau nilai tambah terhadap ilmu pengetahuan yang sudah ada sebelumnya.
4). Analitis, suatu penelitian yang dilakukan harus dapat dibuktikan dan diuraikan dengan menggunakan metode ilmiah dan ada hubungan sebab akibat antar variabel-variabelnya.
5. Fungsi Penelitian
        Fungsi penelitian adalah mencarikan penjelasan dan jawaban terhadap permasalahan serta memberikan alternatif bagi kemungkinan yang dapat digunakan untuk pemecahan masalah.
6. Proses Penelitian
        Proses penelitian adalah rangkaian tindakan apa saja yang dilakukan dalam melaksanakan penelitian. Dalam proses penelitian dilaksanakan secara sistematis, objektif dan logis. Sistematis artinya penelitian merupakan proses yang tersruktur dengan mengikuti aturan atau kaidah secara berurut, objektif artinya penelitian didasarkan pada fakta dan data, selanjutnya logis artinya penelitian mendasarkan pada pengkajian secara rasional, krisis dan analisis.
1). Identifikasi pertanyaan penelitian
2). Memilih pendekatan apa yang dipakai dalam melakukan penelitian
3). Memilih desain penelitian dan metode pengumpulan data yang cocok
4). Analisis data menggunakan deskriptif atau inferensial static
5). Membuat laporan penelitian
7. Jenis-jenis Penelitian 
     a. Berdasarkan Bidang
          1. Penelitian Sosial, secara khusus                        meneliti bidang sosial: ekonomi,                        pendidikan, hukum.
          2. Penelitian Eksakta, secara khusus                    meneliti bidang eksakta: Kimia,
              Fisika, Teknik.
     b. Berdasarkan Tujuan
         Macam-macam penelitian menurut              tujuannya dibedakan menjadi 2 (dua),              yakni penelitian murni dan penelitian                terapan.
          1. Penelitian Murni
              Penelitian murni, disebut juga                            penelitian dasar, adalah jenis                              penelitian yang dilakukan untuk                        meningkatkan kemampuan ilmiah                    atau menemukan bidang penelitian                  baru tanpa suatu tujuan praktis                          tertentu. Artinya penelitian murni                      dilakukan tujuan untuk                                        pengembangan ilmu pengetahuan.                  Penelitian murni digunakan untuk                      mengembangkan teori yang sudah                    ada atau menemukan teori baru.                 2. Penelitian Terapan
             Penelitian terapan adalah jenis                         penelitian yang bertujuan untuk                         meningkatkan pengetahuan ilmiah                   dengan suatu tujuan praktis. Dengan               kata lain, hasil dari penelitian terapan               akan langsung digunakan untuk                         keperluan praktis lain. Penelitian                       terapan bertujuan untuk                                     memecahkan  masalah-masalah                       kehidupan praktis. Contohnya saat                   ada sebuah proyek pembangunan,                   maka dilakukan penelitian untuk                       menentukan arsitektur bangunan dan               tata letak di sekitarnya.
    c. Berdasarkan Metode
         Penelitian menurut metodenya                      dibedakan menjadi 10 (sepuluh), yakni            penelitian historis, survei, ex post facto,          eksperimen, deskriptif, pengembangan,          evaluasi, naturalistik, tindakan, dan                  kebijakan.
1).Penelitian historis atau penelitian sejarah adalah jenis penelitian yang berkaitan dengan analisis yang logis terhadap kejadian-kejadian yang telah terjadi dan berlangsung di masa lalu. Kegiatan penelitian yang difokuskan untuk menyelidiki, memahami, dan menjelaskan keadaan yang telah lalu.
2). Penelitian surei adalah jenis penelitian yang dilakukan pada populasi besar atau kecil, tetapi data yang dipelajari adalah data dari sampel yang diambil dari populasi. Artinya penelitian dilakukan mengambil sampel tertentu untuk 
merumuskan keseluruhan populasi penelitian.
3).  Penelitian ex post facto adalah salah satu jenis penelitian yang bertujuan untuk meneliti sebuah peristiwa atau kejadian yang telah terjadi untuk kemudian dapat mengetahui faktor-faktor penyebab timbulnya kejadian tersebut.
4). Penelitian eksperimen adalah jenis penelitian yang bertujuan mencari pengaruh variabel tertentu terhadap variabel lain dalam kondisi terkontrol secara ketat. 
5). Penelitian deskriptif ini adalah jenis penelitian yang bertujuan untuk membuat deskripsi secara sistematis, faktual, dan akurat mengenai fakta dan sifat populasi atau daerah tertentu.
6). Penelitian pengembangan atau research development adalah jenis penelitian yang dilakukan dengan tujuan untuk mengembangkan produk sehingga produk tersebut menjadi lebih baik dan lebih berkualitas.
7). Penelitian evaluasi adalah jenis penelitian yang bertujuan untuk menjelaskan fenomena dari suatu kejadian, kegiatan dan produk. Jenis penelitian diharapkan mampu memberi evaluasi dari sebuah kejadian dan kegiatan tertentu.
8.) Penelitian naturalistik adalah jenis penelitian yang bertujuan untuk meneliti pada kondisi obyek alamiah. Jenis penelitian ini juga disebut sebagai metode kualitatif. 
9). Penelitian tindakan atau disebut juga dengan action research adalah penelitian yang bertujuan untuk mengembangkan metode kerja yang paling efisien, sehingga biaya produksi dapat ditekan dan produktivitas lembaga dapat meningkat.
10). penelitian kebijakan atau policy research, yakni penelitian yang dilakukan terhadap masalah-masalah sosial yang mendasar, sehingga temuannya dapat direkomendasikan kepada pembuat keputusan untuk bertindak dalam menyelesaikan masalah.
     d. Berdasarkan Tingkat Eksplanasi
          Penelitian menurut tingkat                                  eksplanasinya dibedakan menjadi 3                  (tiga), yakni penelitian deskriptif,                      penelitian komparatif, dan penelitian                asosiatif.
1). Penelitian deskriptif adalah jenis penelitian yang dilakukan untuk mengetahui nilai variable mandiri, baik satu variable atau lebih (independent) tanpa membuat perbandingan, atau menghubungkan antara varibel yang satu dengan yang lain.
2). Penelitian komparatif adalah jenis penelitian yang bertujuan untuk membandingkan objek tertentu. Dalam penelitian ini akan dilakukan perbandingan atau komparasi mengenai dua atau lebih objek tertentu yang akan diteliti.
3). Penelitian asosiatif adalah jenis penelitian yang dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui hubungan dua variable atau lebih. Jenis penelitian ini hanya akan hanya menjelaskan ada atau tidaknya hubungan antara variabel yang diteliti.
     e. Berdasarkan Waktu
1). Penelitian cross-sectional
Penelitian cross-sectional yaitu jenis penelitian dimana seseorang melakukan banyak penelitian dalam waktu bersamaan. Misalnya salam sehari bisa melakukan penelitian sebanyak lima kali dalam satu tema dan penyelesaian masalah
2). Penelitian Longitudinal
Penelitian Longitudinal merupakan jenis penelitian dimana seseorang melakukan penelitian menggunakan waktu sesuai engan rencana.

Postingan populer dari blog ini

Pemahaman Dasar Metodologi Penelitian

RINGKASAN METODE PENELITIAN BAB II - BAB VI